Saturday, January 28, 2012

Semakin Sulit, Semakin Besar

oleh Hasan Al-Jaizy

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid berkata:

كلما اشتدت المشقة عظُم الأجر، لكن المشقة لا تُتَقصّد، فالأجر لا يكتب على مشقة متعمدة منك، لكن إذا حصلت المشقة حصلت المضاعفة في الأجر

"Setiap kali masyaqqah [kesulitan] itu mengeras, maka pahalanya [kian] membesar. Namun itu berlaku bagi masyaqqah [kesulitan] yang tidak dibuat-buat. Pahala tak tertulis atas kesulitan yang disengaja olehmu; namun jika kesulitan [asli] terjadi maka pelipatgandaan pahala pun juga terjadi"


Contoh kesulitan alami yang tidak dibuat-buat:

Ketika Anda ingin pergi ke majelis Ta'lim atau semacamnya, namun qadarullah Anda terjatuh di depan pintu dan kaki tergelincir hingga bengkaklah ia dan terhasil jalan yang pincang. Maka kesulitan Anda berjalan menuju majelis dihitung oleh Allah sebagai kelipatan pahala selagi Anda menahan dan bersabar. Karena kesulitan tersebut lahir tanpa sebab yang disengaja.


Contoh kesulitan yang dibuat-buat atau disengaja:

Ketika Anda ingin pergi ke majelis Ta'lim atau semacamnya, memiliki motor namun Anda memilih jalan kaki, padahal jarak yang ditempuh lebih dari 10 kilo. Alhasil, sesampai jarak 2 kilo Anda sudah letih dan hampir tak mampu meneruskan. Maka kesulitan, keringat dan pahitnya perjalanan itu disebabkan oleh Anda sendiri, sehingga tak mendapat lipatan pahala darinya. Selain itu, Allah sudah memberi kemudahan wasilah kendaraan motor yang siap dipakai, namun Anda memilih jalan tersulit di depan sajian wasilah termudah.

Wallahu a'lam. Jika ada kesalahan, silahkan dikoreksi [bagi yang berkenan].


http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/318743188167073

No comments:

Post a Comment

Post a Comment