Monday, June 11, 2012

Emak Saya...Emak Kamu

oleh Hasan Al-Jaizy

Emak Saya...Emak Kamu

Emak saya memiliki impi dan asa sejak mudanya dulu yang belum tertunaikan hingga kini. Ketika remajanya, emak sering melukiskan rasa hati dan menumpahkan lirih-lirih harapan dalam puisi yang terkumpul di buku catatannya. Yang sebenarnya hal ini temurun pada pemilik status ini.

Merupakan kebiasaan emak saya sedari dulu jika punya harapan, akan selalu disimpan dan tak disia-siakan. Siapa tahu kelak doa-doa itu terbukti jawabnya dan terharu rasanya. Karena bisa jadi sebuah harapan besar baru bermekar jawabnya setelah wafat pemilik dan pendoa.

Bagaimana denga emakmu? Ku tak tahu....

Seperti kalimat orang Arab yang bermakna: 'Anak perempuan akan berbangga akan bapaknya'. Anak laki sewajarnya bangga akan ibunya. Bangga dalam kewajaran dan tabiat. Karena hidup laki-laki pun tak lepas dari perempuan.


Hidup laki-laki pun tak lepas dari perempuan...awal atau akhirnya...

Ketika kamu lahir, saudaraku...yang pertama kali merasakan keberadaanmu di bumi adalah ibumu. Perempuan. Ia pun menangis setitik air mata.

Ketika kamu wafat, saudaraku...yang pertama kali merasakan kesedihan itu adalah ibumu...atau kekasihmu. Perempuan. Tangis tertumpah.

Awal atau akhirnya...selama hidup, dua pangkuan kasih yang paling berarti:
--> Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia
--> Kasih istri kepada suaminya terhingga sepanjang masa mau memberi berharap ada kembalian bagai langit kucurkan hujan kadang-kadang...dan kadang hawakan panas siang

Dalam dan berarti bagi yang berfikir
Lawak dan sampah bagi yang jarang berfikir


http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/402126333162091

No comments:

Post a Comment