Friday, June 29, 2012

Seperti Tersesatnya Malam dan Aku

oleh Hasan Al-Jaizy

Seperti Tersesatnya Malam dalam Aku 

....lalu berkelebat bayang-bayang
hitam memori kala itu
saat kita tenggelam bersama...ku tatap wajah-wajah
buih-buih pasrah meluncur
dari mulut-mulut menganga
yang upaya sedaya berteriak
laut tak mendengar

Seperti aku kemudian tersesat sendiri
tak sadarkan diri
terjaga kemudian dan kusadari
Gelap telah menjadi selimut...cakar sunyi mencengkram
memangsa hati yang berliput rasa takut

Seperti tersesatnya aku dalam malam
tiada pelita...nihil temaram
Belantara angkasa
terlukis huruf-huruf angkara murka
awan-awan hitam mewujudkan kalimat
tak terbaca karena terlalu pekat

Seperti tersesatnya malam dalam aku
gurita-gurita gelap telah menjamah jiwa
tangan-tangan iblis menanam belukar
dalam dada
Teriakku hampa...pandanganku bisu...
Tangisku pucat...wajahku kering

Hingga kemudian mengintip matahari
ia pun laksana
raja api yang ketakutan

Jika gelapnya langit
lalu intipnya mentari
maka berhenti mengutuk gelap langit
ajak mentari bersinar kembali

Dan kini ia benar-benar...bersinar kembali

...seperti tersesatnya malam dalam aku



No comments:

Post a Comment