Friday, January 25, 2013

Tafsir Surat AL-FALAQ

oleh Hasan Al-Jaizy

Fawaid 0022: "Tafsir Surat AL-FALAQ"

Surat Al-Falaq (Waktu Subuh) diturunkan di Makkah dan berjumlah 5 ayat.

[1] قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ

"Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,"

[2] مِن شَرِّ مَا خَلَقَ

"dari kejahatan makhluk-Nya,"

[3] وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

"dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,"

[4] وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ

"dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,"

[5] وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

"dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki"."

KOSAKATA

- [قُلْ ] = Katakanlah 
- [شَرِّ ] = Keburukan/Kejahatan/Kejelekan
- [خَلَقَ] = Menciptakan 
- [غَاسِقٍ ] = Malam
- [وَقَبَ] = Menggelap
- [حَاسِدٍ ] = Orang yang iri, hasad atau mendengki

TAFSIR AYAT

[1]
Maksudnya, "Katakanlah", seraya memohon perlindungan. [أَعُوذُ ] "Aku berlindung", yakni aku berlindung dan berpegangan, [بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ] "kepada Rabb yang menguasai Subuh", yang membelah butir tanaman dan biji buah-buahan dan yang meyibak Subuh.

[2] 
[مِن شَرِّ مَا خَلَقَ] "Dari kejahatan makhluk-Nya". Ini mencakup seluruh makhluk Allah, baik manusia, jin, maupun binatang. Maka memohon perlindungan haruslah kepada Penciptanya dari keburukan yang ada padanya.

[3]
Kemudian Allah menyebutkan secara khusus setelah menyebutkan secara umum seraya berfirman, [وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ] "dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita," yakni dari kejahatan apa pun yang ada di malam hari ketika kegelapan menutupi manusia dan kala banyak ruh-ruh jahat gentayangan, dan binatang-binatang yang menyakitkan bertebaran.

[4] 
[وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ] "Dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul," yakni dari kejahatan wanita-wanita penyihir yang menggunakan bantuan pada buhul yang diikatkan dengan sihir.

[5]
[وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ] "Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki"." Orang dengki adalah orang yang senang atas lenyapnya nikmat dari orang yang ia dengki dengan berusaha sekuat tenaga untuk melenyapkan nikmat tersebut dengan berbagai cara. Sehingga, perlu meminta perlindungan kepada Allah dari kejahatannya dan untuk meruntuhkan tipu dayanya. Penyebar penyakit-penyakit 'ain juga termasuk orang yang dengki karena tidaklah penyakit 'ain muncul kecuali dari seorang pendengki, bertabiat buruk dan berjiwa keji.

Surat ini mencakup perlindungan dari segala macam kejahatan secara umum dan khusus dan menunjukkan bahwa sihir itu nyata, bahayanya mengkhawatirkan, dan kta harus meminta perlindungan kepada Allah Ta'ala dari sihir dan pelakunya.

--- Tafir As-Sa'di, terjemahan Pustaka Sahifa--

Semoga bemanfaat

14 Rabi'ul Awwal 1434

No comments:

Post a Comment