Friday, January 11, 2013

Teruslah Membaca Kitab, Kawan


oleh Hasan Al-Jaizy

Berkata penyair padang pasir:

نعم المحدث والرفيق كتاب .... تلهو به إن خانك الأصحاب 

لا مفشياً للسر إن أودعته ..... وينال منه حكمة وصواب 

Sebaik-baik pembicara dan teman adalah kitab
kau terhibur dengannya meskipun
teman-teman telah khianatimu

Ia tidak menebar aibmu jika kau
titipkannya padanya
Kau [justru] mendapatkan darinya
hikmah dan kebenaran

BUKAN seorang pembaca yang baik jika ia tidak dapat pengaruh apapun dari apa yang ia baca.

Seorang pembaca buku sesat, jika ia terpengaruh akannya, maka ia adalah pembaca yang baik. Karena bacaan membawa pengaruh pada dirinya.

Seorang pembaca buku sesat, jika itu membuatnya marah dan ingin membantah, maka ia adalah pembaca yang baik. Dan itulah pengaruh dari bacaan pada dirinya.

Orang-orang yang membaca, namun tidak ada bekas sedikitpun setidaknya di hati atau fikiran dari bacaannya, seperti orang terdiam menatap tembok berwarna polos sekian waktu, lalu ia pergi berpaling darinya tanpa ada rasa apapun. Yang tersisa hanya pertanyaan ini:

"Betapa bodohnya aku, menatap kehampaan dan tiada guna itu semua."

Berkata Ibnu Jauzy:

ومع ما في الكتب من المنافع العميمة والمفاخر العظيمة, فهي أكرم مال, وأنفس جمال, والكتاب آمن جليس وأسر أنيس

"Dan apa yang ada di dalam kitab-kitab itu adalah manfaat menyeluruh dan kebanggaan-kebanggan besar. Kitab-kitab adalah semulia-mulia harta, semahal -mahal keindahan. Kitab juga seaman-aman teman duduk dan sesenang-senang kawan."

Sekarang, mungkin bisa diganti: HP.

Bukan kitab, melainkan HP.

Seseorang akan berkata, "Bagaimana jika dalam HP juga banyak berisi kitab elektronik?"

Ya, bagus. Namun banyaknya isi tak berarti dibuka dan dibaca, bukan? Bukankah kebanyakan kita penuh-penuhi folder dan disc dengan kitab, namun hanya untuk koleksi!?

Seseorang berkata lagi, "Aku membaca banyak di situs ilmu. Bukankah itu tak beda dengan membaca kitab?"

Jika benar pengakuanmu dengan kenyataanmu, maka beruntunglah dirimu. Jika tidak benar, maka kebanyakan orang seperti itu.

=============================

Jika temanmu bisa pengaruhi fikiranmu, maka seharusnya buku bisa pula; karena buku juga temanmu....jika memang itu buku temanmu.

No comments:

Post a Comment