Showing posts with label Ikhlas. Show all posts
Showing posts with label Ikhlas. Show all posts

Sunday, February 3, 2013

Kalau Baru Selintas, Jangan Diomongi!

oleh Hasan Al-Jaizy


"Kalau Baru Selintas, Jangan Diomongi!"

Kalau memang berniat ingin memberi (sedekah) pada orang lain, baiknya jangan sekadar lafadz, "Saya ingin memberi dana ke fulan (B)" lalu disampaikan melalui A menuju B. Jangan sekadar lafadz, baik lisan maupun tulisan.

Dengan kabar dari A, maka B akan berbesar harapan; karena merasa ada yang akan membantunya. B tidak bisa disalahkan akan harapannya. A pun hanya menyampaikan kabar gembira.

Namun, jika kemudian calon pemberi sedekah ini lupa akan lafadznya, ini sangat tidak baik. Sangat tidak baik. Bahkan bisa mencederai hati manusia. B memang sebelumnya tidak ngarep; tetapi tentu ketika dibukakan pintu harapan, ia menjadi ngarep. Ini manusiawi sekali; terlebih dalam keadaan sulit. Ia akan kecewa dan malah menambah tidak enaknya hati.

Begitu pula A, sebagai penyampai kabar. Ia juga merasakan tidak enaknya. A , jika mau menanyakan atau menagih, ia pun tidak enak. Kesannya seperti peminta-minta. Terlebih B, yang tidak kenal dengan si calon pemberi. B jauh lebih malu lagi.

Saran kami: Jika Anda ingin melakukan sesuatu berkenaan dengan maslahat orang lain, selama itu BARU SEBATAS FIKIRAN TERLINTAS, lebih baik tidak usah diucapkan dulu. Jika memang sudah bertekad, kabarkanlah dan jangan lupakan ucapan setengah janji.

Ini lebih terjadi pada wanita; karena baru sekali terlintas fikiran, langsung diwartakan. Ini bisa berdampak negatif.

Friday, February 1, 2013

500.000 --> 4.800 --> 4

oleh Hasan Al-Jaizy


"500.000 --> 4.800 --> 4"

Syu'aib bin Al-Asy'ats As-Sijistaany atau yang dikenal Abu Daud [w. 275 H] berkata:

"Aku telah menulis tentang Rasulullah -Shallallahu alaihi wa Sallam- 500.000 hadits, aku saripatikan dari kesemua itu menjadi apa yang terkandung di kitab ini (kitab Sunan) dan kukumpulkan di dalamnya 4.800 hadits. Aku menyebutkan hadits-hadits yang shahih, atau yang mendekatinya. Dan mencukupi bagi seorang manusia demi agamanya dari hadits-hadits tersebut 4 hadits:

[1] Hadits إنما الأعمال بالنيات : "Sesungguhnya amalan-amalan tergantung pada niat"

[2] Hadits مِنْ حُسنِ إسلام المرء تِركهُ ما لا يعنيه : "Sebagian tanda dari baiknya keislaman seseorang ialah ia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya."