oleh Hasan Al-Jaizy
Dalam keragaman, bukan klaim dan pengakuan yang dibutuhkan. Tetapi sosialisasi dan amalan lebih diminta ia punya perwujudan. Justru klaim dan pengakuan [self-proclaiming] seringkali menimbulkan kerutan di dahi manusia tak segolongan.
Setelah membaca tulisan teman sekelas saya ini: [http://www.facebook.com/
Sekarang, ada pertanyaan:
"Bangsa Indonesia, ada berapa suku [atau katakan sub-ras]?"
Katanya, ada ratusan. Baiklah. Sekarang, saya bertempat tinggal di daerah Kalibata, Jakarta. Masukkan semua perwakilan dari tiap suku di Indonesia ke daerah saya untuk tinggal menetap