oleh Hasan Al-Jaizy
Saya agak khawatir jika memerangi Syi'ah itu hanya karena trend. Yakni:
ketika teman-teman dumay nya riuh mempermasalahkan Syi'ah, ikut-ikutan berkoor.
Mentalnya ada mirip dengan kasus maling di keramaian stasiun. Ketika ada
yang teriak maling, serempak pada ikut-ikutan. Padahal tahu jelas kasusnya pun
tidak. Syukur jika ada informan yang jujur. Namun, rata-rata pengunjung stasiun
menang di teriak ramai-ramai dan mencelanya. Lalu memukul senafsu-nafsunya saat
sudah ketemu 'maling'nya.
Mentalnya ada mirip juga dengan kebiasaan masyarakat yang ketika para
jurnalis membentangkan berita hot, langsung para pemirsa pada angkat bicara.
Semua mengutuk. Setelah berita hot habis, para pemirsa tenang kembali. Lupa
semua itu. Nunggu hal lain yang akan menjadi masyhur atau trend.
Saya agak khawatir jika memerangi Syi'ah itu hanya karena ikut-ikutan,
sehingga secara normal enggan menggali pengetahuan tentang Syi'ah. Menunggu
informan. Atau hanya ingin meramaikan saja.