Showing posts with label Mesir. Show all posts
Showing posts with label Mesir. Show all posts

Thursday, August 30, 2012

Coba Bandingkan...

oleh Hasan Al-Jaizy

Kalau di Mesir, keberadaan beberapa syaikh yang selain rutin memberikan kajian kitab-kitab dan tausiyyah namun juga membahas perkara politik negeri adalah keberadaan. Bukan berarti mereka mencari jabatan, tapi berusaha mengayom dan menjawab pertanyaan2 umat. Yang begini nih sebenarnya yang juga kita perlukan.

Sehingga kalau nanti ada pemilu pilkada, manusia yang rutin mengaji memiliki pegangan kalimat, apakah ia harus diam, atau harus terus mengamati saja, atau harus bergerak, atau harus berkomentar. Terlebih di beberapa situasi genting, saat para thullab mempertanyakan 'aku harus gimana?' Karena kejadian, fenomena dan peristiwa bumi itu mutajaddid alias terperbaharui. Yang sudah menjadi teks suatu kitab tahun

Wednesday, June 6, 2012

Point Penting Terkait Mesir

oleh Hasan Al-Jaizy


[1] Ulama-ulama Salafi di Mesir [melalui kajian mereka] menghimbau agar muslimiin ikut keluar rumah untuk memilih orang yang tepat; demi melawan eksistensi sekuler yang siap merajai dan hembusan-hembusan Syi'ah yang bermain...berputar-putar di sana. 

[2] Selama itu adalah fatwa hasil ijtihad ulama, maka jangan cela ulama lain yang juga berfatwa hasil ijtihadnya selama ia benar-benar menimbang dan mempunyai dasar.

[3] Selama itu adalah dalil qath'i yang jelas, maka hukum telah tetap, wajibnya atau sunnahnya atau mubahnya atau makruhnya atau haramnya. Tapi, jangan abaikan jika terdapat PENGECUALIAn atau kondisi darurat.



[4] Ada kaedah masyhuur [ اختلاف الفتوى باختلاف الزمان والمكان] yang artinya: "Fatwa itu Berbeda Disebabkan Berbedanya Zaman dan Tempat". Jadi, jangan mentang-mentang sudah pernah membaca satu fatwa, lalu memutlakkan hukumnya untuk segala kondisi, segala zaman dan segala daerah.

[5] Terlebih jika TIDAK TAHU kondisinya, maka lebih baik jangan membawakan fatwa yang bertentangan dan membenturkan fatwa ini dan itu; sehingga terjadi tabrakan keras dalam fikiran. Ujung-ujungnya, hal ini benar-benar terjadi:

"Ada beberapa orang berusaha untuk menjauhi sikap kesoktahuan, namun justru kemudian mereka terjelembab di kubangan kesoktahuan lainnya. Dan diperparah jika mereka tidak merasa terjelembab."


Maka:

[1] Jangan seenak udel-sempitnya menyamaratakan antara kondisi negara orang lain dengan kondisi negara sendiri; seakan-akan sudah mendalami kondisi negara tersebut hingga menjilati debunya.

[2] Neraca untuk memahami kalimat tentang perbedaan fatwa di atas ada 2:

a. Perubahan dalam fatwa, bukan perubahan dalam hukum syar’i yang telah tetap dengan dalil.

b. Perubahan itu sebabnya perbedaan zaman, tempat dan adat dari suatu negara dengan lainnya.

Dan Ibnu Al-Qayyim -rahimahullah- telah mengumpulkan keduanya dalam perkataannya: “Pasal: Tentang Berubahnya Fatwa dan Berbedanya, Berdasarkan Perubahan Zaman, Tempat, Keadaan, Niat dan Adat.” Beliau menyebutkan banyak contohnya di kitab I’laam Al-Muwaqqi’iin permulaan jilid 3.

[3] Sebaiknya jangan memahami kondisi suatu negara melalui pemahaman pribadi semata atau melalui pemahaman siapapun [entah awam atau alim] yang tidak melihat langsung atau diceritakan langsung. Jika ini dilakukan, maka sangat berpotensi Anda akan menyalahkan sesuatu yang tidak salah atau membenarkan sesuatu yang tidak benar.

[4] Ijtihad seorang ulama dan pendapatnya jika rajih dan benar, tidak berarti disegel rajih dan benar untuk segala zaman, kondisi dan tempat. Mungkin saja di suatu zaman nanti atau kondisi tertentu atau tempat khusus, pendapat tersebut tidak bisa atau bahkan tidak boleh dipakai. Barangsiapa yang me-ma'shum-kan [mengabadikan terjaganya] suatu pendapat yang sifatnya ijtihaady, maka perlu dipertanyakan...fanatisme atau taklid?


Yang akhir dari segala Anda baca di sini adalah:

'Doakan negara Mesir agar Allah rahmati dengan berdirinya pemimpin Muslim Sunni yang terbaik baginya'

Tidak butuh pertanyaan-pertanyaan berbungkus pengingkaran:
--> 'Wah, bagaimana mungkin bla bl bla?'
--> 'Memangnya bisa menegakkan ini jika bla bla bla?'
--> 'Tahu darimana Anda kalau bla bla bla?'

Lebih baik tanya diri sendiri dulu, lebih banyak mana:

'mendoakan mereka/orang lain atau menyalahkan mereka/orang lain?'


http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/399034673471257

Friday, May 4, 2012

Kita Asyik

oleh Hasan Al-Jaizy

Kita asyik mengkritik saudara2 di Mesir, atau ikhwah yang berdemo di jalanan Mesir, atau pembentukan Hizb An-Nuur...asyik menilai...sementara kita sama sekali tidak tahu...sama sekali tidak merasakan.

Kita asyik mengkritisi pelemparan batu anak2 Palestina terhadap tank2 Yahudi terlaknat, menonton video klip cuplikan perlawanan mereka, mungkin kita sembari asyik menyeruput kopi atau sedang tiduran...asyik sekali...sementara kita sama sekali tidak merasakan langsung.

Kita asyik bicara, menilai, menimbang, menyimpulkan...karena memang kita ini asyik...dan mau asyiknya...juga tidak suka keasyikan kita tidak disetujui.


Sunday, December 4, 2011

Jangan Bicarakan Mesir Jika Tidak Tahu

oleh Hasan Al-Jaizy

[1] Jangan kalian menilai Revolusi dan Pemilu Mesir sekenanya. Kalian bukan siapa-siapa kecuali thullab al-ilm ash-shigar yang baru melek sedikit.
[2] Jangan kalian dengan mudahnya kiaskan kondisi negara lain dengan milik sendiri. Ilmu dan pemahaman yang kalian punya sedikit dan belum luas.
[3] Jangan kalian berlaku konyol dengan merapatkan opini sempit pada dalil-dalil yang difahami secara sempit. Lebih konyol lagi, kalian tidak pernah ke Mesir namun sudah bisa mengetuk palu hakim.


Terkonyol:

Terkonyol adalah kalian sama sekali tidak pernah [entah tidak tahu atau tidak faham] mendengar opini masyaayikh dari tanah Arab yang LEBIH TAHU hukum Islam dan realitas Mesir.


Jangan jadikan ilmu yang sedikit terpunyai dan pengajian yang kadang dihadiri menjadi acuan untuk menghakimi suatu perkara besar yang sebenarnya setitik pun kalian tak punya keharusan menilainya sama sekali.

Jikalau ternyata 'kalian' adalah 'saya' pula, semoga Allah mengampuni kesalahan kita semua, dari kecerobohan dan kesombongannya.


http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/286239781417414