Oleh Hasan Al-Jaizy
BUDAYA MENULIS
Budaya menulis layak digalakkan di situs ini. Yang saya maksud adalah menulis tulisan bersekian paragraf berisikan 'what do you think', dengan ada upaya memperbobot kandungannya. Betapa indahnya jika kita membuka beranda/wall, lalu beberapa tulisan teman menunggu dibaca. Mungkin, kita tidak sependapat dengan si penulis, namun tetap setidaknya beri dia apresiasi atas upayanya menaburkan isi fikiran agar dibaca orang lain. Lebih-lebih jika yang ia tulis bermanfaat.
Dahulu, budaya copy-paste sangat jamak terwujud di situs ini. Tanpa meminimalisir penghargaan saya kepada kawan, tapi dahulu terlihat seolah dia yang tersering dan terbanyak copy-paste nya adalah yang tertinggi keilmuannya. Mungkin itu hanya perasaan buruk saya saja. Dan syukurlah, sekarang adalah sekarang dan bukan seperti dahulu.
Kita -menurut saya- soal tulis menulis dan menjulurkan ide melalui tulisan, masih kalah dibanding teman-teman Liberal, Sekuler atau yang memang berlatar belakang pendidikan umum non-Islami. Banyak dari mereka mampu mewujudkan gejala dalam fikiran, bayangan dalam kepala dan pendapat sebagai tulisan, yang bisa dibaca orang, dengan aluran yang lancar, menarik dan renyah. Bisa Anda buka Kompasiana. Lihat tiap 5 menit selalu ada 1 atau 2 tulisan baru. Mereka menulis sekehendak mereka.