Showing posts with label Liberalism. Show all posts
Showing posts with label Liberalism. Show all posts

Thursday, January 10, 2013

PAIN IN THE ASS!


oleh Hasan Al-Jaizy


Disimpulkan oleh Ibnul Qayyim [w. 751 H]bahwa membuka pintu Ta'wil [yang rusak] adalah penyebab kehancuran alam serta kerusakan diin [agama] dan dunia. [Ash-Shawaa'iq Al-Mursalah, 1/348]

Ta'wil yang dimaksud bukanlah ta'wil bermakna tafsir yang sesuai dengan pemahaman salaf; melainkan sebuah aplikasi memahami teks dengan cara menyimpangkan makna zahir hakikat menuju makna yang tidak zahir atau tidak sebenarnya TANPA dalil yang sah. Bahkan terkadang dimaknai dengan makna yang tidak dikenal sama sekali pencocokannya dalam bahasa.

Contoh:

Jika saya katakan, "Saya melihat singa di hutan"
Ta'wil yang rusak adalah memahami kata 'singa' tersebut adalah kelinci berwarna kuning. Hal ini tidak pernah dijadikan penggunaan sama sekali dalam bahasa, baik formal ataupun keseharian.

Dan ta'wil yang melenceng tanpa disertai dalil yang sah, tidak lain dilahirkan oleh penyakit hati; yaitu ittiba' al-hawa. Apa lagi selain ini? Jika seorang liberal memaknai jilbab dalam Al-Qur'an bukan jilbab sebenar penutup aurat, melainkan jilbab hati, maka ia WAJIB mendatangkan qarinah atau dalil untuk menguatkan pemaknaan tersebut. Jika tidak mendatangkan apapun selain pendapat pribadi dan kelompok, maka ia telah:

Saturday, December 29, 2012

Toleransi Telor Asin!

oleh Hasan Al-Jaizy

Toleransi. Kata ini sering digemakan para penegak hak asasi. Padahal, nyata bagiku bahwa mereka hanya mencari sensasi. Jikalau bukan sensasi yang dicari, mereka hanya mencari atensi. Karena jika bukan sensasi atau atensi yang dicari, Toleransi hanyalah sebuah wacana basi!

Kenapa beberapa pemuda yang sedang kege'eran belajar Mantiq, Filsafat dan sebagainya di awal kuliah, mulai bermain-main kalimat yang zahirnya begitu 'nyeleneh' dan menantang agama?

Karena [pilih salah satu]:

[1] Mencari sensasi, atau
[2] Mencari atensi [perhatian]

...saja.

Saja? Tidak! Ada satu kemungkinan lagi:

Friday, December 21, 2012

CAT : [52] "JANGAN MERASA SUDAH BENAR!"


oleh Hasan Al-Jaizy


"Jangan juga merasa sudah salah," jawab Aliel, pentolan partai JSL Jaringan Sa'karep Lambene, sebuah partai peliharaan kerajaan.

Waduh, kalau begitu, saya harus merasa apa? Atau, saya harus tidak merasa apa-apa? Jadi, posisi perasaan saya ada di mana?

"Kamu harus mengerti, anak muda, bahwa kebenaran itu sifatnya relatif. Ketika kamu meyakini sebuah kebenaran, jangan yakini itu sudah benar."

Lho, kalau itu tidak boleh diyakini sudah benar, bagaimana sampeyan disebut 'kebenaran'?

"Memang itu bernama 'kebenaran', tapi kebenaran itu tidak menjadikan engkau sudah benar," ungkap Aliel.

Walah, Pak. Saya jadi pening. Sampeyan kalau bicara mbok jangan berbelit-belit begitu.

Thursday, December 6, 2012

CAT : [11] "MASTER BASI"

oleh Hasan Al-Jaizy

Masih ingat Mastur, kan? Kalau masih ingat, ya baguslah. Tapi, sayangnya Mastur pun tidak ingat siapa Anda. Kenal saja tidak. ckckck. "Betapa banyak yang mengklaim punya hubungan dengan Laila dan Mastur, tetapi Mastur dan Laila sendiri tidak saling kenal." 

Mastur adalah seorang pelawak asal Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dia adik kandung Mandra. Kalau sudah nyolot dan misuh-misuh, langsung terkena syndrom Pinokio. Panjang sendiri bibirnya.

Terakhir kali melihat Mastur di tayangan OVJ edisi 2009 atau 2010. Tingkahnya dimaksudkan melucu. Tapi bagi saya tidak lucu. Memonyet-monyetkan diri, tapi ternyata monyet lebih

Friday, November 30, 2012

Merebut Lahan Kuburan Keramat


oleh Hasan Al-Jaizy

Ini adalah sebuah risalah dari si miskin untuk siapapun yang juga miskin.

Dulu, dakwah ini tidak terlihat gemilang cahayanya nan megah seperti sekarang. Era 90-an, ketika itu ustadz-ustadz yang kau panuti sekarang, adalah dai-dai 'lugu' dan sederhana. Ikhlasnya mereka berjuang demi ilmu dan amal begitu tebal. Era 90, ketika belum banyak yang membuka mata mengenai Sepilis. Era 90, ketika mungkin Anda [seperti saya] masih ingusan, atau Anda belum kenal apa-apa tentang Muhammad bin Abdul Wahhab.

Gloria millenium. Tahun 2000 datang. Gerakan Sepilis semakin menjadi-jadi. Dan setelah tahun itulah puncak-puncak serangat mereka terhadap syariah. Adapun kaum hijau, tak bersatu lagi semenjak partai di Indonesia tidak 3 lagi. Akhirnya bermunculan lah sempalan-sempalan Islami di negeri ini. Namun, dakwah yang kini disebut 'nyawah' perlahan demi perlahan makin exist. Ustadz-ustadz yang kau kagumi sekarang, baik itu kini menjadi bintang idola podium atau penyenang hatimu melalui siaran radio, ketika itu sebagian mereka masih dalam tahap belajar. Jikalau ada dari mereka yang sudah memiliki majelis, itu hanya beberapa.

Dan dimulai sekira 2005, dunia Internet melesat. Semakin kemari, semakin

Tuesday, November 27, 2012

Doa Para Pelacur

oleh Hasan Al-Jaizy

Ketika bertemumu dengan mereka, laksana bendera ilmu di tengah padang kebodohan mereka berada. Yang mereka katakan adalah apa yang mereka dapatkan. Yang mereka dapatkan apalah apa yang disuapi oleh tentara-tentara setan berasal dari barat. Seketika orang-orang bodoh akan tersihir oleh retorika. Seketika orang-orang bodoh mengira lisan mereka berkilau basah, bagai oase di tengah padang buta.

Memelintir ayat-ayat suci demi membangun ayat-ayat konstitusi dan kontruksi? Itu adalah sebuah destruksi. Iblis tetap menebar instruksi satanik pada anak cucunya dan para pengikutnya, "Jangan pernah berhenti selewengkan kebenaran dan lencengkan kelurusan. Selamanya! Hingga akhir zaman kita berkarya!"

Ketika itu banyak sekali diadakan upacara batin di antara para penggagas ide kebebasan. Bertemu fisik di Utan Kayu. Namun setelah bertolak ke luar, batin mereka tetap

Friday, November 2, 2012

Melucuti Jilbab, Bra dan Celana Dalam

oleh Hasan Al-Jaizy

Melucuti Jilbab, Bra dan Celana Dalam

Sebagian feminis dan yang sekonco dengannya berkata, "Jilbab itu tidak wajib. Saya merasa tidak perlu itu. Yang terpenting adalah menjilbabkan hatinya dulu. Banyak kok yang berjilbab tapi hatinya busuk."

Sebagai orang yang berakal, kita bisa mengakali jawaban atau menjawab berdasar pada akal. Seperti ini:

"Anda juga tidak perlu memakai celana. Yang penting mencelanai kemaluan Anda. Dalam hal ini, Anda sudah bagus memakai celana dalam. Saya fikir Anda tidak perlu jalan ke luar rumah memakai rok. 

Sunday, October 21, 2012

"Agama Ibarat Kemaluan," Kata Seorang Liberalis

oleh Hasan Al-Jaizy

Agama ibarat kemaluan, menurutnya. Sebagaimana kemaluan tidak layak dizahirkan di depan umum, maka agama pun begitu. Tak perlulah manusia menzahirkan agamanya di depan umum, atau siapapun, kecuali jika ada hajatnya. Itu baginya. Dan memang itu yang tercermin dari tingkah kaum liberal. Mereka tidak ingin manusia menzahirkan kemaluan, namun mereka berusaha melegalisir peraduan kemaluan sejenis, seperti homoseksual dan lesbi. Mereka tidak ingin manusia menzahirkan agama, namun mereka tak henti-hentinya mengkritisi agama [Islam]. Yang dalam kiasan mereka, berarti: mereka selalu mengkritik kemaluan manusia.

Hasil dari pengkiasan tersebut:

Tuesday, September 11, 2012

Progressive

oleh Hasan Al-Jaizy

Progress adalah kemajuan. Berarti, progresif adalah maju. Dan seperti yang kita ketahui bersama, 'maju' adalah tidak hanya diam di tempat atau bahkan mundur berjengkal-jengkal. Kemajuan, dalam Arabic boleh lah diartikan sebagai 'Hadhaarah', yang berkaitan dengan makna 'present' atau kekinian. Mungkin ini terasa disambung-sambungkan, tapi sebenarnya nyambung kok.

Secara logis, lawan kata progresif adalah konservatif. Saudara-saudara kita yang berpemikiran liberal dan sekular, melabeli pemikiran mereka dengan sifat progresif [maju] dan tidak konservatif [kolot/kuno]. Sementara musuh bebuyutan mereka, yaitu kaum yang menisbatkan diri pada salaf, disebut-sebut sebagai anti-progress, konservatif, fundamental bahkan bisa jadi radikal. Radikalisme, yang saya ketahui dari beberapa penulis, bermakna: suatu pemikiran yang menginginkan perubahan secara ekstrim.

Saturday, August 25, 2012

Nasr Hamid Abu Zayd

oleh Hasan Al-Jaizy

Nasr Hamid Abu Zayd [1943-2010]

adalah sosok yang diidolakan oleh kalangan liberal karena pemikirannya yang kritis terhadap Islam, terutama Al-Qur'an dan Sunnah, juga karena arah pemikirannya miring ke kiri, bebas dan dianggap tak terkekang dengan kejumudan.

Abu Zayd lahir di Mesir tahun 1943 dan ia sudah menghafal Al-Qur'an. Telah menempuh studi tingkat doktoral dalam bidang Islamic Studies di Universitas Pensylvania, Philadelphia, Amerika Serikat pada tahun 1980.

Pada 14 Juni 1995,

Tuesday, August 21, 2012

Realitas Unik

oleh Hasan Al-Jaizy

Realitas unik:

Ada mungkinnya [dan mungkin sudah terjadi] beberapa kaum sufi-ekstrim, liberalis, sekularis, Syi'ah dan lainnya BERSATU dalam memusuhi satu golongan, yaitu...golongan Wahabi.

Dan apakah mungkin si Wahabi itu bersatu dengan kaum liberalis dalam memusuhi Syi'ah? No way....
Dan apakah mungkin si Wahabi itu bersatu dengan kaum liberalis dalam memusuhi Sufi-ekstrim? No way....

Ini realitas unik...unik bagi yang mau berfikir...tidak dianggap penting oleh yang tidak mau berfikir. 

Sekarang pertanyaannya: "Siapakah Wahabi itu?"

Seharusnya dijawab oleh beberapa punggawa Sufi dan Syi'ah; karena mereka yang sering menggunakan istilah tersebut. Seharusnya mereka yang paling faham siapa itu Wahabi dan apa kriteria seseorang bisa menjabat jabatan Wahabi. Atau, jangan-jangan...mereka ga faham siapakah wahabi itu?



MERACAU : "Ketika Kamu Berusaha Nyunnah!"

oleh Hasan Al-Jaizy

Ketika kamu berusaha 'nyunnah'...

Ketika kamu berusaha mengamalkan yang kau fahami itulah sunnah Nabi, kesumat setan semakin membara. Semakin kau berusaha mencari cara untuk bisa beramal, semakin pula setan berusaha mengatur strategi untuk mencegahmu.

Wahabi, sebuah istilah yang diada-adakan oleh kelompok2 yang suka mengada-ada. 

--> Belum menjadi sufi sejati jika belum mendeklarasikan permusuhan terhadap Wahabi. 
--> Belum menjadi liberalis, pluralis, demokratis dan sekularis sejati jika belum melawan ideologi Wahabi.
--> Belum menjadi pemimpin majelis trendi atau keturunan suci jika belum menghardik Wahabi.
--> Belum menjadi penganut faham Syi'ah 12 jika belum memusuhi Wahabi.

Orang2 yang dilabeli sebagai 'Wahabi' nasibnya kasihan sekali. Tapi rupanya, mereka pun merasa kasihan dengan orang2 yang melabeli mereka sebagai Wahabi. Jika sama-sama saling mengasihani satu sama lain, mengapa tidak bisa bergabung dan akur?

Jawabannya: Karena pasti salah satu dari kedua kubu ada yang benar atau lebih dekat pada kebenaran. Dan juga, karena tidak mungkin kebenaran dan kesesatan bercampur baur dan bersatu begitu saja.

Monday, July 23, 2012

Ayat-ayat Akan Liberalis

oleh Hasan Al-Jaizy

Jika kamu ingin mengetahui ayat-ayat [tanda-tanda] dan tingkah orang liberal [entah ia yang terang2an mempromosikan liberal atau yang sudah terseret pemikirannya], maka bukalah Al-Qur'an. Ada 2 situs yang bisa kamu kunjungi.

Pertama: AL-BAQARAH, ayat 8-20
Kedua : AL-HASYR, ayat 11-17

Sebagai suplemen tambahan, bacalah Surat Al-Munaafiquun.

Semua ayat itu sangat cocok, ketara dan transparan menelanjangi sifat-sifat orang liberal. Mereka tentu akan ketawa, menertawai atau sebaliknya, akan marah jika kita sifati mereka sejalur dengan kandungan ayat-ayat itu. Dan sebenar-benar perkataan, adalah kalamullah. 

Cobalah...dan baca tafsirnya.

Tuesday, June 5, 2012

Koreksi Pemahaman...Korek Si Fikiran

oleh Hasan Al-Jaizy

Koreksi Pemahaman ... Korek si Fikiran

Slogan sekuler: "No Politics in Religion...No Religion in Politics"
Arabnya: [لا سياسة في الدين ولا دين في الساسة]
Indonesianya: "Tidak ada politik dalam ajaran agama...tidak ada agama dalam politik"

Pemikiran di atas tentu saja benar....yeah, benar salahnya.

Kalimat tersebut membatalkan kesempurnaan agama Islam. Kok bisa? Ya, karena Islam juga mengatur politik. Politik adalah darurat dalam kehidupan manusia. Dan tentu saja, Islam tidak mengabaikan perkara darurat. Memangnya seperti agama tetanggamu itu yang pemeluknya sendiri pada ragu berapa jumlah bilangan pihak yang disembah!?

WONG 1

Wong Rabb kita sudah berfirman:

وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِينَ

“Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Alquran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang muslim.” [Q.S. An-Nahl: 89]

Dan bukankah di Islam juga adalah istilah As-Siyaasah Asy-Syar'iyyah? Ada toh? Memangnya agama tetanggamu, politiknya hanya mengandalkan nama 'demokrasi' atau semacamnya!?

WONG 2

Wong buang hajat saja di Islam ada aturannya kok....
Wong makan pake tangan apa sudah ada aturannya kok...
Wong kalau lalat kecebur di air minum juga diatur kok...
masak politik yang darurat dan penting bagi ribuan-jutaan orang tak ada aturannya...

Memangnya agama tetanggamu yang ga punya aturan lengkap soal ini itu???
Yo, mbok jangan samakan agama Islam sama agama lain toh ya...! Agama kita ini sudah lengkap, ga usah ditambahi macem2, ga perlu pengurangan!

Jika dibilang tidak ada aturan politik dalam Islam, berarti Islam ga lengkap donk!? Enak aja!

Lha, terus yang namanya politik Islam seperti apa ya? Ada yang tahu?

WONG EDHAN

Wong yang buang hajat nya ga ada aturan
Wong yang makan ga ada aturan...sa'karepe
Wong yang ga tau kalau lalat kecebur harus diapakeun...dimakan apa diminum bareng
Wong yang sudah punya feeling agamanya ga bener ga lengkap, tapi masiiiiih aja ngikut....wong edhan

Saturday, April 21, 2012

Habis Terang Hadirlah Gelap

oleh Hasan Al-Jaizy

Dikatakan: "Habis Gelap Terbitlah Terang"

Balikkan: "Habis Terang Hadirlah Gelap"

Yang terang dan menerangkan adalah Islam [bagi yang Muslim]. Yang gelap adalah apapun yang menyimpang. Permasalahannya:

Tadinya kita berada dalam pijar yang cukup terang, meski tak paling terang. 
Sebelumnya wanita kita dalam damai, meski cukup di dalam atau sekitar rumah.


Lalu terbitlah gelap...

Lalu terbitlah gelap....keluar dari kegelapan itu anjing-anjing betina dikomandoi serigala-serigala bertato Mason. Mereka melucuti wanita-wanita agar keluar rumah dan menjadi pekerja untuk dunia. Alasan-alasan digelar. Untuk negara ini, mereka menjadikan Kartini sebagai berhala.

Lalu terbitlah gelap...dan kedunguan yang akut. Gadis bodoh dengan rok mini berharap dianggap seksi, namun ketika pandangan-pandangan serigala menjilati paha, ia tidak terima. Gadis-gadis bodoh....gadis-gadis tolol menawarkan raga di tengah umum, namun ketika mereka diperkosa, mereka tidak terima. Bodoh!


Lalu hadirlah mereka...

yang menggugat keputusan Islam dalam kerudung besar atau hijab. Alasan seperti Hak Asasi Monyet, sebetulnya cocok untuk mereka sendiri. 

yang menggugat hukum waris dan menuduh Allah tiada berlaku adil terhadap wanita. Jika basic dan keyakinan sudah dangkal, jika mata sudah membuta, apa mereka mampu melihat mentari sinari pagi? Tidak...habis buta terbitlah gelap!


http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/371394016235323

Teringat Akan Anjing-anjing Betina

oleh Hasan Al-Jaizy

Ketika mendengar atau membaca 'Emansipasi Wanita', langsung terbayang di benak saya anjing-anjing betina berpakaian sedang berunjuk rasa di jalan atau sebagian mereka sedang bekerja di kantor-kantor.

Anjing-anjing betina itu terkadang menyalak galak menyeru persamaan derajat dan martabat. Mereka merasa selama ini ditindas oleh babi-babi jantan karena hak-hak mereka dirampas dan mereka dianggap babu. 

Sebenarnya yang asli babi jantan itu adalah mereka yang mencuci otak dan mempengaruhi para anjing betina. Dan mereka [anjing2 betina] tak sadar sedang diperalat oleh babi-babi jantan.


Sayangnya RA Kartini, setelah wafatnya, beliau justru menjadi berhala. Alasan demi alasan diutarakan demi persamaan derajat kehewanan. Sudah syukur yang patut terucap di bibir ketika norma agama dan sosial masih berlaku. Wanita diperlakukan baik dan dihormati.

Namun kini terbit anjing-anjing dari Barat menginjak-injak norma agama dan adat sosial. Bodohya begitu dahsyat...namun dahsyatnya, kebodohan tersebut dipelihara dan ditanamkan. Hingga kini, terus menerus kau saksikan di jalanan kota anjing-anjing betina sedang tertawa terkikih-kikih...Sebenarnya kami ingin memuliakan mereka, namun mereka justru tak letih menghinakan diri sendiri.


Sepertinya anjing-anjing betina itu perlu diberi pelajaran oleh ibu saya. Dulu beliau termasuk orang yang malang nasibnya, seperti ditindas sana sini. Namun teguh tetap beliau berdiri dan bangkit tanpa mengeluh persamaan. Tentu saja karena beliau memegang dan percaya agama, maka tiada pernah ingin menjadi seperti mereka.

Sungguh, anjing-anjing yang menyalak itu, sebenarnya penderitaan mereka hanya sedikit dan kecil. Justru mereka sendiri yang ciptakan derita baru. Yaitu: derita batin baru. Derita batin akibat dendam kesumat dan ketidakpuasan nafsu. Ingin dipuaskan. Terus saja kalian seperti itu, kelak kalian akan hancur sendiri. Kelak suara kalian yang menyalak akan menjadi parau hingga yang tersisa hanyalah kurap dan kudis di kulit kalian. Tentu masih ada yang lebih menjijikan dibanding anjing jalanan.


http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/371368419571216

Monday, March 26, 2012

Penentang Laa Ilaaha Illallaah

oleh Hasan Al-Jaizy

Tahukah Anda?

Orang yang berteguh diri pada kalimat TAUHID [Laa Ilaaha Illallah] dengan sebenar teguh dan pendiriannya, ia PASTI akan dimusuhi oleh kelompok2 ini dengan berhala mereka:

1. Yahudi [berhalanya: ?]
2. Salibis [berhalanya: 3]
3. Liberalis + Sekular [berhalanya: HAM + Demokrasi]
4. Kaum Syi'ah [berhalanya: para Imam Ma'shumuun]
5. Pemuja Kubur + Wali Mania [berhalanya: Kuburan dan Wal

i]
6. Bid'ah Mania, Hasanah atau Sayyi'ahnya [berhalanya: heresy]
7. Atheist [berhalanya: akal]
8. dan lainnya

Dan kelompok apapun yang menyeleweng dan menyimpang secara teologis dan ideologis dari ajaran Islam murni, mereka akan memusuhi para pemegang dan pengibar panji Laa Ilaaha Illallah.





FACT:

Betapa banyak yang mengaku mengibarkan panji itu, tapi sejatinya mereka justru menurunkannya atau bahkan menginjaknya. 

Karena itulah, kau akan saksikan FAKTANYA:

--> Yahudi menyetir, mengendalikan dan menyeimbangkan kelompok2 sesat plus MEDIA untuk me-ridicule dan menurunkan martabat pemegang panji Tauhid. Musuh utama mereka: apa yang disebut sebagai "Salafi-Wahabi". Namun Yahudi enggan melawan terang2an. Mereka gunakan kaki tangan pihak lain.

--> Orientalis Barat pun berbuat serupa. Dengan alasan anti-Jihad dan anti-extremism, mereka jadikan 'Salafi-Wahabi' sebagai target yang paling penting tuk diawasi dan diwaspadai. Musuh mereka: Saudi. Musuh USA: SAUdi. Karena itulah, jika ada forum2 di BBC atau lainnya mengenai extrimism dan kekerasan ideologis, akan terdengar gonggongan mereka untuk mewaspadai Salafism. Bahkan untuk kasus semacam Pembantaian di Suriah pun mereka menyipitkan mata pada Salafism, which has NOTHING to do with the matter. 

--> Kaum Liberal dan Sekuler, termasuk kaum 'anjing betina' berkedok 'Feminism' juga ikut andil memusuhi pengibar panji Tauhid. Lihat saja dedengkot mereka, germo-germo yang menawarkan pelacur bertato HAM, memusuhi Salafi-Wahabi yang juga melawan mereka dengan Al-Qur'an dan Sunnah ala fahm as-salaf. 

--> Syi'ah. The hell with their masks in this country! Lihat saja Iran dan bagaimana ulama2 mereka sangat keras terhadap Wahabi. Bagi mereka: Sunni = Wahhabi. Wahhabi = Sunni. Kenapa mereka anti-Wahabi. Karena mereka tahu...mereka tahu bahwa Wahabi [dengan panjinya] mengancam eksistensi dan ekspansi mereka. Meski tidak hanya kaum Wahabi yang tahu dan antisipasi, namun kaum Wahabi adalah yang paling tinggi pendiriannya menentang Syi'ah. This is the fact that you can't deny. You may deny it if you are blind!

--> Pemuja Kubur, Pemuja Wali dan Pembela Bid'ah [Hasanah atau Dhalalahnya]. Tak akan habis ceritanya. Ini selalu bergema di negara kita. Musuh mereka adalah 'Salafi-Wahabi'.

--> Atheist? Go to hell with your brain!





PLUS:

Salafi-Wahabi dimusuhi kebanyakan orang...bukan berarti Salafi-Wahabi dimusuhi Sang Rahman.

Meski tidak semua yang mengklaim dirinya Salafi dan semacamnya adalah saleh, recommended dan selaras dengan isinya, namun pandanglah Salafi-Wahabi TIDAK DARI kacamata media dan dengarlah cerita tentang mereka TIDAK DARI mulut-mulut berbibir hitam.

Ada yang tidak setuju, dipersilahkan.





Tuesday, March 13, 2012

RIZQI

oleh Hasan Al-Jaizy

Ketahuilah -semoga Allah merizqikan pengetahuan pada kita semua-, bahwasanya rizqi itu tidak sebatas harta dan materi semata; sebagaimana yang teranggap oleh sebagian manusia.

Karena rizqi terbagi menjadi 2:

1. RIZQI UMUM [رزق عام]

Yaitu rizqi yang adanya mencakup segala makhluk hidup, dari manusia, jin, hingga hewan. Harta, jabatan, makanan, udara, kesehatan dan lainnya, semua adalah rizqi dari Allah. Pun mata yang normal, kancing baju hingga hal-hal kecil yang dimiliki.

2. RIZQI KHUSUS [رزق خاص]

Yaitu rizqi yang adanya hanya teruntuk makhluk beriman, dari jin dan manusia. Berupa keimanan, Islam dan apapun yang termiliki secara syar'i. Bahkan ketika seorang muslim melihat burung2 berterbangan di dada langit atau lukisan pelangi tertera di kanvas angkasa, lalu tumbuh di hatinya bunga-bunga keimanan dan keyakinan bahwa Allah Ta'ala semata yang ciptakan itu semua dengan indahnya, maka itu adalah rizqi khusus yang hanya dimiliki oleh seorang mu'min. Takkan hadir di hati yang kufur atau musyrik.


RIZQI berupa Kemampuan Merenungi Ayat-Ayat Allah 

Maka terjadilah perbedaan antara kaum liberal, feminis, munafik dengan mukminiin ketika menatap ayat-ayat Allah.

Kaum liberal menatap lembaran Al-Qur'an, merinci ayat-ayat dengan hawa nafsu dengan tafsiran sesuai kehendak akal; karena Allah tutup pintu rizqi ma'rifat bagi mereka. Sehingga takkan hadir rasa tunduk, iman juga takut kepada Allah kala memelintir ayat-ayat.

Kaum feminis menatap ayat dan hukum warisan dengan tatapan sinis dan tajam; maka hadirlah di hati-hati mereka kekufuran terhadap ayat-ayat. Kritis terhadap ketentuan Sang Pencipta. Sehingga takkan ada rasa takut melecehkan hukum Rabbany.


http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/347314101976648

Tuesday, February 14, 2012

MEREKA BERGABUNG!!! MEREKA BERSATU!!!

oleh Hasan Al-Jaizy


Lesbian, Homoseksual, Biseksual, Transgender, Pelaku Maksiat, dan Islam Liberal

Surat Al-Anfal: 37

"supaya Allah memisahkan (golongan) yang BURUK dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang BURUK itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahannam."

Mari fikirkan::

LESBIAN itu baik atau buruk!?
HOMOSEKSUAL itu baik atau buruk!?
BISEKSUAL itu baik atau buruk!?
TRANSGENDER itu baik atau buruk!?
MAKSIAT itu baik atau buruk!?
LIBERALISME itu baik atau buruk!?

Allah jadikan golongan2 buruk di atas sebagian lebih dahsyat perlawanannya dari sebagian lain kepada Syariah Islam.













http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/330021917039200

Monday, February 13, 2012

Hari Raya Pelacur

oleh Hasan Al-Jaizy


Hari Raya Para Pelacur itu ada 2:


1. Hari Raya Tahun Baru. Ini tidak khusus para pelacur, tapi para keledai peniup terompet dan pencetus kembang api banyak ikutan. Jadi, bersatulah keledai syahwat dan keledai dungu. 


2. Hari Raya F---lentine. Ini khusus untuk para pelacur, tapi sekarang menjadi umum. Siapapun boleh ikut, mengatasnamakan kasih sayang. Meskipun suami-istri, boleh merayakan. Kasihan, sudah nikah kok masih ikut-ikutan pelacur.


 Kita amati tingkah para pelacur syahwat:

1. Tiada sepasang orang berpacaran [no-nikah] kecuali mereka berdua adalah munafik. 


2. Masing-masing kekasih tahu dirinya munafik, dan pasangannya munafik; karena menghias lisan dan tulisan seindah-indahnya, sementara hati adalah sesyahwat-syahwatnya.


3. Namun, karena terbiasa menipu kekasih dengan lisan dan tulisan, dan juga menipu hati/diri sendiri, mereka tak peduli dengan kemunafikan tersebut.


4. Semakin banyak pacar, semakin munafik...semakin sering pacaran, semakin munafik...semakin bangga dengan banyak/seringnya berpacaran, aku tak tahu kemunafikan apa lagi yang lebih tinggi derajatnya selain hal ini dalam masalah SYAHWAT SEXUAL.


Don't lie yourself...don't cheat yourself...you ruin yourself!