oleh Hasan AL-Jaizy
Pernah suatu ketika seorang alim di zaman dahulu mendapati sekumpulan pemuda sedang duduk berbincang. Ia pun duduk di dekat mereka. Sementara perbincangan panas mereka tetap berlanjut. Salah satu pemuda membuat perhatiannya tertarik padanya. Karena ia tak henti-hentinya membicarakan, "Fulan adalah begini begitu, fulan keburukannya begini begitu, fulan dst..."
Selesai perbincangan mereka, sang alim memanggil anak muda tersebut. "Kemarilah engkau." Ia pun mendekat.
"Aku kagum dengan cerita-ceritamu. Kau mengetahui banyak tentang saudara-saudaramu!" tukas sang alim.
Lalu ia bertanya, "Apakah kau pernah mendebat seorang musyrik?"
"Tidak pernah."
Lalu ia bertanya lagi, "Kau pernah ikut perang memerangi orang kafir?"
Selesai perbincangan mereka, sang alim memanggil anak muda tersebut. "Kemarilah engkau." Ia pun mendekat.
"Aku kagum dengan cerita-ceritamu. Kau mengetahui banyak tentang saudara-saudaramu!" tukas sang alim.
Lalu ia bertanya, "Apakah kau pernah mendebat seorang musyrik?"
"Tidak pernah."
Lalu ia bertanya lagi, "Kau pernah ikut perang memerangi orang kafir?"