Showing posts with label Umar bin Khattab. Show all posts
Showing posts with label Umar bin Khattab. Show all posts

Saturday, July 21, 2012

Beberapa Point

oleh Hasan Al-Jaizy

Beberapa point menjelang dzuhur:

[1] Umar bin Al-Khattab -radhiyallahu anh- pernah menghukum seorang pemabuk di tengah siang Ramadhan, lalu beliau berkata padanya, 'Anak-anak kecil kita berpuasa, dan kamu justru tidak!??'

[2] Ada pula riwayat bahwa dahulu kala, ketika anak-anak kecil di zaman salaf menangis karena lapar, meminta makan, maka orang tua mereka justru memberi 'mainan', demi mengalihkan rasa lapar menjadi lampiasan naluri bermain anak.

[3] Pelatihan anak kecil berpuasa dikondisikan keadaan fisik anak, dan tidak bisa disama ratakan anak satu dengan lainnya; terlebih jika disamakan dengan anak-anak di zaman salaf.

[4] Pria-pria yang tidak berpuasa tanpa udzur syar'i di tengah hari Ramadhan, mereka ini bagaikan banci, yang meragukan kejantanannya sendiri. Maklum jika wanita haid tak berpuasa. Dan pria-pria seperti ini sepertinya bercita-cita ingin bisa haid dan melahirkan, namun tidak kesampaian; sehingga melampiaskannya dengan cara tidak berpuasa.



Tuesday, June 5, 2012

Menjawab Pertanyaan Bersyubhat Mengenai Islamnya Umar

oleh Hasan Al-Jaizy


Kini, insya Allah kita akan membahas jawaban untuk pertanyaan bersyubhat mengenai hal di atas. Pertanyaan tersebut adalah:

PERTAMA

Allah berfirman:

ولله العزة ولرسوله وللمؤمنين 

"Dan hanya milik Allah-lah izzah itu dan milik rasul-Nya dan juga milik orang2 beriman"!
Di ayat tersebut tidak ada pemahaman sedikitpun bahwasanya izzah itu juga milik seorang musyrik atau non-muslim. Lantas mengapa Nabi meminta izzah dan kekuatan kepada Allah untuk Islam dan muslimiin melalui orang musyrik [yaitu Umar/Abu Jahl]????

KEDUA
Lafadz hadits: 

بأحب الرجلين إليك 

yang arti zahirnya: "melalui salah satu orang yang Kau CINTAI".
Bagaimana mungkin Allah mencintai orang musyrik? Hadits tersebut terfahami bahwa Allah mencintai Umar dan Abu Jahl saat kufurnya mereka, lalu Allah memilih seorang dari keduanya yang lebih dicintai??? Bukankah syirik adalah kedzaliman terbesar???


JAWABAN
Mohon diperhatikan di tiap-tiap point-nya.

POINT 1
Sesungguhnya maksud dari IZZAH di hadits tersebut adalah الظهور والتمكين والنصرة والتأييد kenampakan, stabilisasi, kemenangan dan bantuan. Sebagaimana yang dikatakan oleh Syaikh Al-Mubarakfury:

قَوْلُهُ : اللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ أَيْ قَوِّهِ وَانْصُرْهُ وَاجْعَلْهُ غَالِبًا عَلَى الْكُفْر

"Perkataan: 'Ya Allah, berikanlah IZZAH pada Islam" adalah
--> Kuatkanlah
--> Bantulah
--> Jadikanlah ia menang di atas kekufuran"
[Tuhfah Al-Ahwadzy Syarh At-Tirmidzy, Syaikh Al-Mubaarakfury, 10/115]


POINT 2

Perlu diketahui juga, bahwasanya Allah membantu agama Islam TIDAK KHUSUS hanya melalui tangan orang-orang mukmin, tapi bisa juga justru melalui orang yang fajir, seperti potongan hadits berikut:

وَإِنَّ اللَّهَ لَيُؤَيِّدُ هَذَا الدِّينَ بِالرَّجُلِ الْفَاجِرِ

"Dan sesungguhnya Allah kan membantu agama ini melalui orang yang fajir." [H.R. Bukhari, Kitab Bad' Al-Wahy, no. 3062]

Karena itulah, Ibnu Baththal mengatakan:
"Perkataan Nabi: 'sesungguhnya Allah kan membantu agama ini melalui orang yang fajir' mencakup orang muslim [yang fajir] dan juga orang kafir." [Syarh Shahih Al-Bukhary, Ibnu Baththaal. 5/222]


POINT 3

BUKANLAH perkataan Nabi: 'Ahab Ar-Rajulain' [بأحب الرجلين إليك] bermakna bahwa Allah mencintai keduanya lalu memilih yang lebih ia cintai dari keduanya. Namun makna yang benar adalah 'yang lebih memiliki fadhilah dan lebih baik di antara keduanya'. Karena kekufuran itu tidak hanya satu derajat saja; sebagaimana sebagian keburukan itu lebih ringan keburukannya dibanding selainnya. Kita perhatikan sabda Rasulullah berikut:

تَجِدُونَ النَّاسَ مَعَادِنَ خِيَارُهُمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ خِيَارُهُمْ فِي الْإِسْلَامِ إِذَا فَقِهُوا وَتَجِدُونَ خَيْرَ النَّاسِ فِي هَذَا الشَّأْنِ أَشَدَّهُمْ لَهُ كَرَاهِيَةً وَتَجِدُونَ شَرَّ النَّاسِ ذَا الْوَجْهَيْنِ الَّذِي يَأْتِي هَؤُلَاءِ بِوَجْهٍ وَيَأْتِي هَؤُلَاءِ بِوَجْه

“Kalian mendapati manusia itu (seperti) tambang (bermacam-macam; ada tambang emas, ada tambang perak dll). yang paling baik dari mereka di jaman Jahiliyyah adalah yang paling baik dalam Islam jika mereka faqih (faham islam). Dan kalian akan mendapati sebaik-baik manusia dalam urusan (kepemimpinan; wilayah) ini adalah orang yang paling tidak suka kepadanya. Dan kalian akan mendapatkan bahwa manusia paling buruk (jahat) adalah yang punya dua muka; mendatangi mereka dengan satu wajah dan merndatangi mereka dengan wajah yang lain.” (HR. Bukhari)


http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/398909780150413

Tentang Umar bin Khattab

oleh Hasan Al-Jaizy



Tentu kami tidak akan membahas banyak hal mengenai sirah hayati beliau. Namun kami menukil sedikit maklumat berkenaan dengannya. Beliau adalah:

"Umar bin Al-Khatthab bin Nufail bin Abdul Izzy bin Riyaah bin Abdullah bin Qirth bin Razaah bin Ady bin Ka'b bin Lu'ay bin Ghaalib Al-Qurasyy Al-Adwy] Abu Hafsh Amiirul Mu'miniin

Ibunya bernama Hantamah binti Hasyim binti Al-Mughiirah Al-Makhzuumiyyah, ia adalah saudarinya Abu Jahl.

Dilahirkan sektar 30 tahun sebelum pengutusan kenabian. Dikatakan pula ia dilahirkan setelah kejadian Al-Fiil sekitar 13 tahun. Dahulu ia adalah orang yang sangat keras terhadap kaum muslimiin, namun kemudian masuk Islam. Keislamannya adalah kemenangan bagi kaum muslimin dan jalan keluar bagi mereka setelah sebelumnya berada dalam kesempitan. Abdullah bin Mas'ud berkata: " Tidaklah kami sebelumnya menyembah Allah secara terang-terangan hingga masuklah Umar ke agama Islam." [Al-Ishaaba fi Tamyiiz Ash-Shahaabah, Ibnu Hajar Al-Asqalaany, 4/588]



 Doa Rasulullah -shallallahu alaihi wa sallam- Perihal Umar bin Al-Khatthab

Ada beberapa riwayat yang menegaskan bahwa sebelum masuk Islamnya beliau, Rasulullah pernah [atau bahkan berkali-kali] mendoakan agar Islam Allah jayakan melalui Umar atau Abu Jahl; yang kemudian Allah jawab dengan masuk Islamnya Umar. Namun, sebagian besar riwayat tersebut lemah, dan yang kami dapatkan rekomendasi kesahihannya adalah hadits berikut:

Diriwayatkan oleh at-Tirmidzy dari hadits Ibnu Umar, bahwa Rasulullah pernah bersabda dengan lafadz:

اللهم أعز الإسلام بأحب الرجلين إليك بابي جهل أو بعمر

"Ya Allah, tegakkanlah Islam dengan salah satu dari dua orang yang Kau pandang lebih baik, dengan Abu Jahl atau Umar." At-Tirmidzy berkata mengenai hadits ini: Hasan Shahiih. Ibnu Hajar berkata: 'dan Ibnu Hibban juga telah men-sahihkannya.' [Fathul Bary 7/48]

أخرج بن سعد بسند حسن عن سعيد بن المسيب كان رسول الله صلى الله عليه و سلم إذا رأى عمر أو أبا جهل قال اللهم اشدد دينك بأحبهما إليك 

Dan diriwayatkan dengan sanad hasan dari Said bin Al-Musayyab bahwa Rasulullah -shallallahu alaihi wa sallam- dahulu jika melihat Umar atau Abu Jahl berkata: "Ya Allah, kuatkanlah agama-Mu dengan salah satu dari keduanya yang Kau pandang lebih baik." [Al-Ishaabah, 4/590]


http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/398519043522820