oleh Hasan Al-Jaizy
Setelah di 2 status sebelumnya kita membahas tentang cover, judul, penulis, font serta kertas, kini kita beralih ke 2 sisi atau faktor lain yang membuat manusia menyukai suatu buku:
e. Penerbit
Nama penerbit juga memiliki pengaruh. Untuk kitab-kitab Arab, penerbit semacam Dar Ibn Al-Jauzy [KSA], Dar Al-Aashimah, Maktabah Rusyd adalah penerbit-penerbit elegan. Karena cetakannya bagus sekali. Penulis sendiri masih ngimpi beli kitab Nailul Author nya Asy-Syaukani terbitan Dar Ibn Al-Jauzy yang ber-17 jilid itu. Masih ngimpi karena harganya terlampau tinggi. Duh, malah curhat.
Bisa jadi seorang aktivis Ikhwanul Muslimin, misalnya, membeli buku terbitan Pustaka Al-Kautsar, bukan karena faktor apapun, melainkan karena penerbitnya se-ikhwan dengannya. Atau, seorang salafy, misalnya, membeli buku terbitan Darul Haq, bukan karena apapun, melainkan karena penerbitnya se-pemikiran dengannya. Ya itu hak masing-masing, toh.
Kembali ke penerbit kitab-kitab Arab. Ada penerbit namanya Dar Al-Fikr. Terbitan mereka rata-rata kitab kuning. Atau kadang kitab kuning yang diputihkan. Covernya sederhana. Font nya sederhana. Tidak ada kemewahan di dalamnya. Yang jelas: harganya pas untuk mahasiswa dan