oleh Hasan Al-Jaizy
Dalil secara bahasa adalah Penunjuk [Al-Mursyid/ الْمُرْشِدُ ]. [Lisaanul Arab]
Atau: الهادي إلى أي شيء حسي أو معنوي، خير أو شر
"Penunjuk bagi segala sesuatu yang bersifat konkrit [hissy] maupun abstrak [ma'nawy], yang baik [khair] maupun yang buruk [syar]." [Ilm Ushul Al-Fiqh, Abdul Wahhab Khalaf]
Sebagaimana yang masyhur diketahui, istilah dalam bahasa makna dan penggunaannya tentu lebih luas dibanding istilah dalam syariat. Kosakata 'dalil' juga mendapat tempat di Indonesia.
Atau: الهادي إلى أي شيء حسي أو معنوي، خير أو شر
"Penunjuk bagi segala sesuatu yang bersifat konkrit [hissy] maupun abstrak [ma'nawy], yang baik [khair] maupun yang buruk [syar]." [Ilm Ushul Al-Fiqh, Abdul Wahhab Khalaf]
Sebagaimana yang masyhur diketahui, istilah dalam bahasa makna dan penggunaannya tentu lebih luas dibanding istilah dalam syariat. Kosakata 'dalil' juga mendapat tempat di Indonesia.