Thursday, July 26, 2012

Beberapa Point

oleh Hasan Al-Jaizy

Beberapa point yang layak diperhatikan:

[1] Bulan Ramadhan adalah bulan-nya Al-Qur'an; sehingga penganjuran membacanya lebih kuat dan ditekankan. 

[2] Namun, bukan berarti membacanya seperti berburu nafas dan tergesa. Justru layaknya kita membaca dengan irama, perasaan, pemaknaan dan waktu. Karena intinya bukan berapa banyak halaman atau berapa kali khatam dalam bulan ini. Betapa banyak manusia membacanya namun enggan mempedulikan pemaknaan.

[3] Ada seseorang membaca koran berisikan kabar-kabar terbaru dan penting. Namun ia sekedar membulak-balikkan mata di setiap kolom seperti alur mesin tik. Ia tidak memahami apa yang ia baca; karena yang terpenting adalah cepat tamat dan habis. Lalu, apa gunanya ia membaca semua isi koran tanpa mau tahu kabar yang diwartakan?

[4] Lebih-lebih dengan Al-Qur'an. Di dalamnya terdapat segala kepentingan, entah itu pelajaran dari masa lalu, obat atau gambaran masa kini, dan juga apa yang akan berlaku di masa depan. Juga terdapat banyak sekali hikmah, faedah dan kaedah yang bisa dipelajari. Bayangkan, jika kita membaca sekedar melewati huruf-huruf, kata-kata, kalimat-kalimat, ayat-ayat, halaman-halaman, juz-juz, dan selesai namun tak ada faedah yang tertancap di hati.....lalu apa gunanya?


Sementara....dalam Zaadul Ma'ad...

Dituangkan sifat Nabi bahwa: Bacaan beliau adalah bacaan yang sempurna, huruf perhuruf dan berhenti pada setiap ayat. Beliau juga khusyu mendengarkan bacaan para sahabatnya, seperti bacaan Ibnu Mas'ud. Dan saking khusyu'nya, beliau menitikkan air mata karena mendengar ayat-ayat terbacakan. [Zaadul Ma'ad - Ibnul Qayyim]

Beliau menitikkan air mata karena memahami kandungan ayat yang beliau dengar. Maka, sungguh...seseorang tidak bisa dikatakan khusyu' dalam bentuk sempurna kecuali ia memang memahami apa yang ia baca dan apa yang ia dengar. Karena kekhusyu'an disebabkan indahnya lantunan berbeda dengan kekhusyu'an disebabkan indahnya makna yang terfahami. Dan yang kedua inilah sebenar-benar kekhusyu'an.



No comments:

Post a Comment