Wednesday, July 4, 2012

Dimulai dan Diakhiri Dengan Ilmu

oleh Hasan Al-Jaizy

Imam Ahmad berkata: "Ayat ini bermula dengan 'ilmu', dan ditutup dengan 'ilmu'"

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۖ مَا يَكُونُ مِن نَّجْوَىٰ ثَلَٰثَةٍ إِلَّا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلَا خَمْسَةٍ إِلَّا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلَآ أَدْنَىٰ مِن ذَٰلِكَ وَلَآ أَكْثَرَ إِلَّا هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا۟ ۖ ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

"Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi?

Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah yang keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah yang keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara (jumlah) yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia ada bersama mereka di mana pun mereka berada.
Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan.

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." [Q.S. Al-Mujadilah: 7]


Mari perhatikan:

[1] Ayat tersebut bermula dengan sifat ilmu [mengetahui] pada Allah Ta'ala yang sempurna dengan kalimat: { أَنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ } lalu diakhiri pula dengan sifat ilmu pada Allah Ta'ala yang sempurna dengan kalimat : { إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ }.

[2] Penjelasan bahwa Allah mengetahui dalam ayat tersebut dimulai dengan pencakupan umum yang bermakna: 'mengetahui segala sesuatu di langit-langit dan di bumi', lalu setelah umumnya, penjabaran tersebut menyempit menuju kabar bahwa Allah mengetahui pembicaraan rahasia antara tiga, empat dan berapapun jumlah manusia.

[3] Indahnya, kemudian terjabar sekali lagi ungkapan absolut yang shariih [langsung/straight] bahwa "Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu". Ini merupakan sebuah penguatan yang sangat kuat hanya dalam satu ayat.


Dan yang menakutkan adalah:

setelah terahasiakannya perbincangan manusia dan apa-apa yang disembunyikan manusia:

{ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ }

"Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. "

Rahasia-rahasia jahat, dan gejolak-gejolak hati yang buruk akan dibeberkan di hari nanti. Siapkah?

Juga ayat ini:

{ أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِى ٱلْقُبُورِ ---- وَحُصِّلَ مَا فِى ٱلصُّدُورِ }

"Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur, dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada" [Q.S. Al-Adiyat: 9-10]

Apa yang terlahir dalam dada ketika beramal akan dibeberkan di hari nanti. Siapkah?


http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/415731928468198

No comments:

Post a Comment