Thursday, July 19, 2012

Habib Trendy

oleh Hasan Al-Jaizy

Selain mahir membuat lelucon atau humor Sufi, mereka juga mahir memancing keributan dengan alasan SHALAWAT. Contohnya real sekali. Banyak mushalla atau majelis yang nyetel kaset shalawatan musik keras-keras; seakan-akan itu sudah menjadi ibadah berpahala. Yang intinya: MENGGANGGU.

Sepertinya mereka tidak akan berdzikir dan beribadah kecuali harus dengan cara yang dipamerkan atau mengganggu orang sekitar.

Memaksa manusia mendengar nyanyian geje. Terbayang di benak orang2 sufi sedang menari-nari berjoget-joget dimabuk kejahilan.

Makanya, didikan mereka banyak yang kelihatan pinter nyanyi, tapi mengaji belepotan. Didikan mereka juga getol maulidan, tapi shalat fardhu kebobolan.


Trik terhafalkan

Membaca status ini, manusia yang mungkin terdidik dengan ilmu tasawwuf atau berpemikiran seperti mereka, akan mencari-cari cara bagaimana men-counter status atau pemiliknya, seperti menulis:

--> Jangan membuat perpecahan! Jangan ghibah! Jangan membicarakan orang lain!
--> Urusi dirimu sendiri! Sudah benar atau belum?
--> Jangan merasa paling benar!

atau yang lebih mending:

--> "Tidak semua sufi begitu!" 
[Yes we know it! Tentu tidak semuanya begitu; karena hampir semuanya begitu?]

--> "Hargailah perbedaan!" 
[Kita tidak menghargai kedunguan atau pelanggaran nyata]

atau kemudian mencari-cari celah lain dengan mengangkat masalah Wahabisme atau semacamnya....

Hafal


http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/421212534586804

No comments:

Post a Comment